Rabu, 10 Februari 2016

BAKERJA SAMA DALAM TIM

A.    Prinsip-Prinsip Bekerja Sama dalam Tim
Kerja sama tim merupakan salah satu unsure fundamental dalam menjalankan organisasi. Saat ini, bekerja dalam tim merupakan cara yang lebih baik dan lebih disukai dijalankan di berbagai organisasi, sejalan dengan mulai tergesernya hirarki tradisional oleh metode kerja multi keterampilan yang sejajar.

Berikut ini adalah beberapa pengertian dari tim.
1.       Tim adalah suatu kekuatan dinamis dari sekelompok orang untuk bertemu dan bekerja, membicarakan sasaran, mengumpulkan ide-ide, serta membuat keputusan untuk mencapai tujuan bersama.
2.       Tim adalah sebuah kelompok kerja lengkap atau suatu satuan kerja, yang para anggotanya paling sedikit memiliki satu tujuan bersama dan pencapaian tujuan itu memerlukan perilaku kerja sama dari semua anggotanya (Burker, 1982, hal 268)

Prinsip-prinsip bekerja sama dalam tim antara lain:
1.       Untuk meningkatkan poduktivitas kelompok para anggota harus bekerja sama dan mengerahkan segala upaya untuk melaksanakan tugas-tugas yang dituntut.
2.       Supaya para anggota dapat memberikan inventasi yang efektif dan kontribusi yang layak.
3.       Meningkatkan efektivitas kerja.
4.       Dapat membantu para anggota dalam memahami perilaku mereka secara personal dan dalam tugas, serta penetapan langkah-langkah yang semestinya untuk mengembangkan etos kerja.

B.    Manfaat dan Tujuan Bekerja Sama dalam Tim

1.       Manfaat bekerja sama dalam tim
a.       Manfaat bagi anggota
·         Pekerjaan lebih bervariasi
·         Lebih banyak kebebasan untuk membuat dan menindaklanjuti keputusan yang benar.
·         Anggota tim dapat saling mengenal dn saling percaya, mereka dapat saling membantu. Komunikasi terbina dengan baik sehingga tercipta kerja sama tim yang diharapkan.
·         Meningkatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian baru.
b.      Manfaat bagi organisasi
·         Pemikiran dari 2 orang atau lebih cenderung hasilnya akan lebih baik dari hasil pemikiran 1 orang.
·         Meningkatkan komitmen karyawan terhadap keputusan yang diambil. Karyawan menjadi lebih bersemangat untuk mencapai keberhasilan suatu pekerjaan, bila mereka turut serta dalam menentukan arah dan tujuan.
·         Meningkatkan produktivitas tim kerja.
·         Lebih fleksibel dalam operasional kerja.
·         Meningkatkan rasa tanggung jawab.

c.       Manfaat bagi pelanggan
·         Tanggapan yang lebih cepat. Tim dapat membuat keputusan secra cepat dengan memperhatikan apa yang terbaik bagi pelanggaan.
·         Peningkatan mutu. Anggota tim dapat benar-benar memuaskan perhatian sebagai sebuah tim, sehingga lebih mudah untuk mencapai kata sepakat dalam hal-hal penting dalam upaya memenuhi keinginan pelanggan, dan bahkan melebihi harapan pelanggan.
·         Kontak langsung dengan pelanggan. Pelanggan anda tidak lagi harus menduga-duga siapa yang harus dihubungi bila mereka mempunyai masalah.
·         Penyampaian suatu produk atau jasa dengan lebih cepat. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempersingkat wktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.
2.       Tujuan Bekerja Sama dalam Tim
Kerja sama adalah dasar dari manajemen yang baik. Mengelola tim dengan baik adalah tantangan utuama bagi seorang manajer atau seorang pemimpin.
Empat tujuan pembentukan tim dikemukakan oleh Beckhard (1972) sebagai berikut :
a.       Menentukan tujuan dan prioritas tim.
b.      Mengalokasikan pekerjaan di antara anggota tim
c.       Menyempurnakan cara kerja tim.
d.      Menyempurnakan prosedur dan proses-proses timm..
Secara umum tujuan bekerja sama dlam tim, yaitu sebagai berikut :
a.       Memanfaatkan Potensi
Potensi tim yang baik adalah tidak terbatas. Bila kita diberi tugas “tidak mungkin” anggota lain akan salling mendukung untuk mengubah yang “tidak mungkin”  menjadi “mungkin”. Kemampuan inovasi gabungan akan lebih besar daripada perorangan dengan mengndalikan kekuatan tim bukan saja bisa membuat perbaikan, tetapi bisa membuat terobosan.
b.      Bekerja secara Kolektif
Anggota tim harus saling mendukung.
c.       Pembagian Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang yang Adil
Tim dapat berjalan dengan baik apabila tugas, tnggung jawab, dan wewenang dibagi ke beberapa anggota dan setiap anggota diperlukan secar adil.
d.      Efektivitas dan Efisiens
Menciptakan kerja yang efisien dan efektif karena suatu tim akan bekerja secara bersama, saling memantau, dan saling membantu sehingga akan lebih cepat dan mampu mencegah pemborosan dan kecerobohan..
e.      Mengetahui Sasaran Tim
Sasaran kerja sama biasanya adalah meningkatkan produktivitas,memperbaiki kualitas produksi, melibatkan semua dalam pengambilan keputusan, dan bekerja sama dengan konsumen untuk membangun lebih erat sehinggaa kebutuhan pasar dapat diketahui.

C.     Tugas dan Tanggung Jawab dalam Tim
Semua anggota harus menyadari adanya tugas dan tanggung jawab yang besar atas pekerjaan serta diberi kuasa untuk melaksanakan dan meningkatkan kontribusi tim. Tim ysng gagal yaitu jika kelompok tersebut tidak berpartisipasi dan tidak mampu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota.


1.       Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Tim
a.       Mmengembangkan visi,misi, dan nilai utama. Visi adalah gambaran tentang masa depan tim.  Misi  adalah pernyataan tentang maksud dan tujuan atau mengenai apa yang harus dikerjakan oleh tim yang menjadi sumbangsih tim pada organisasi. Nilai utama adalah rangkuman kumpulan atau prinsip-prinsip yang menjadi pedoman tim.
b.      Memelihara kemitraan dengan rekan kerja.
c.       Menjaga kerahasiaan tim dan nama baik.
d.      Menaati peraturan tim yang sudah ditentukan.
e.      Memberi kontribusi kepada anggota untuk prosedur kerja pasti dan dapat bekerja serentak memajukan  kerja sama tim.
f.        Aktif dalam pertemuan-pertemuan rencana kerja dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dengan penuh tanggung jawab.
g.       Merealisasikan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.
2.       Tugas dn Tnggung Jawab Pemimpin Tim
a.       Mampu memberi motivasi, dorongan, membimbing dan mengarahkan semua anggota dalam pelaksanaan kerja sama tim.
b.      Kreatif dan inovatif dalam memberikan dukungan terrhadap kelancaran kerja sama tim.
c.       Proaktif menanggapi daan menangani segala permasalahan yang timbul serta dapat memberikan solusi atas setiap masalah dalam pelaksanaan kerja saama tim.
d.      Bertanggung jawab penuh terrhadap perkembangan pelaksanaan kerjasama tim.
D.     Karakter Budaya dalam Tim
Untuk membangun tim kerja yang baik,harus berpijak pada nilai-nilai atau karakter budaya yang dimiliki oleh bangsa, atau organisasi tersebut.
Unsur dasar karakter budaya kerja dalam tim adalah mata rantai proses, dimana setiap kegiatan berkaitan dengan proses lainnya. Secara umum terdapat beberapa karakter budaya kerja dalam tim yaitu:
1.       Budaya kerja dalam tim adalah salah satu komponen kualitas manusia yang sangat melekat dengan identitas bangsa dan menjadi tolak ukur dasar dalam pembangunan di segala biddang usaha.
2.       Budaya kerja dalam tim adalah tim dapat ikut menentukan integrasi bangsa dan menjadi penyumbang utama dalam menjamin kesinambungan kelompok, organisasi, atau perusahaan dalam menjalankan aktivitas usahanya.
3.       Budaya kerja dalam erat kaitannya dengan nilai-nilai yang dimiliki sehingga akan mampu mendorong prestasi kerja setinggi-tingginya.
E.    Bentuk Tanggung Jawab Masing-masing Tim
Salah satu rahasia kepemimpinan yang baik adalah menyesuaikan keterampilan anggota tim dengan tugas yanga akn dilakukannya.Secara umum ada beberapa jenis tim, yaitu:
1.       Tim eksekutif, yaitu kelompok lintas fungsional yang dipimpin okeh seorang kepala eksekutif. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Mengelola kegiatan organisasi sehari-hari dan melakukan pertemuan secara berkala untuk membahas rencana-rencana kerja.
b)      Menerima laporan dari bawah dalam rangaka mengontrol,menyusun,merencana dan melaksanakan tugas pekerjaan.
2.       Tim lintas fungsional, yaitu tim multidisisplin atau antardepartemen yang dibentuk pada sembarang tingkat dalam suatu organisasi. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Menghilangkan hambatan dalam pertukaran ide-ode diberbagai bidang spesifik.
b)      Harus mempunyai keahlian dan keterampilan untuk menghadapi masalah atau tugas.
3.       Tim bisnis, yaitu kelompok orang yang bertanggung jawab atas jalannya proyek dalam suatu unit organisasi jangak panjang. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Menjalankan dan memaksimalkan hasilnya.
b)      Tergantung pada pimpinan yang seing berubah untuk terbentuknya kerja sama yang optimal.
4.       Tim pendukung formal, yaitu tim yangmemberi dukungan dan layanan. Seperti sistim informasi, administrasi, dan personalia. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Membawa beban berat kerja rutin
b)      Memberi kesempatan peningkatan produktivitas.
5.       Tim proyek, yaitu tim yang dibentuk selama berlangsungnya suatau proyek tertentu. Tugas dan tanggung  jawabnya adalah:
a)      Menentukan pembagian kelompok dan tugas serta perencanaan rinci dengan disiplin.
b)      Pelaksanaan kerja teratur dan saling pengertian.
6.       Tim perubahan, yaitu kelompok para ahli yang ditujukan untuk membuata perubahan menurut kemampuan kolektif. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Mempengaruhi budaya perusahaan untuk mencapai peningkatan hasil dengan menerapkan metode baru.
b)      Dipimpin oleh orang yang percaya akan perubahan dengan dedikasi yang tinggi.
7.       Tim khusus, yaitu badan otonom yang terpisah dari organisasi. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Berkonsentrasi pada tugas-tugas tertentu.
b)      Kelompok orang yang fleksibel, independen, dan tangguh.
8.       Tim gugus tugas sementara, yaitu dibentuk untuk mempelajari atau memecahkan masalah tertentu dan melaporkanya kepada pimpinan. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Membangun sistim IT (informasi teknologi) baru, menghilangkan kemaceten produksi.
b)      Menggunakan proses informal dan menciptakan alternatif.
F. Hubungan Internal-Vertikal dalam Tim
                Beberapa pengertian internal antara lain:
1.       Hubungan internal adalah hubungan yang berlangsung dalam lingkungan kelompok, organisasi, atau perusahaan itu sendiri.
2.       Hubungan internal adalah hubungan kerja resmi yang terjalin antara atasan dengan bawahan, antara atasan dengan para staf, dan antara bawahan dengan bawahan.

Hubungan internal dalam organisasi ada 2 macam, yaitu:
1.      Hubungan Internal-Vertikal
Hubungan internal-vertikal adalah hubungan kerja resmi yang terjalin antara atasan dengan bawahan atau antara atasan dengan para stafnya yang terjadi dalam suatukelompok, organisasi, atau perusahaan. Terjalinnya komunikasi yang efektif harus dibina secara berkesinambungan agar tetap solid. Contoh hubungan internal-vertikal yaitu:  
a.       Hubungan secara vertikal dari atas ke bawah yaitu antara atasan dengan bawahan. Dapat berupa perintah, petunjuk, pengarahan, dan evaluasi.
b.      Hubungan secara dari bawah keatas yaitu antara bawahan d4engan atasan. Dapat berupa laporan rutin hasil kerja, saran/pendapat/keluhan, dan permohonan bantuan.
2.      Hubungan Internal-Horisontal
Hubungan internal-horisontal adalah hubungan kerja resmi dalam suatau organisasi yang berlangsung secara  mendatar, mempunyai kedudukan setingkat, yaitu:

a.      Hubungan Kerja Antarkaryawan/Antar bawahan
1)      Hubungan kerja berlangsung secara dua arah dan timbal balik.
2)      Hubungan kerja yang tidak bersifat intruksi atau perintah.
3)      Hubungan kerja yang bersifat informatif dan koordinatif.
4)      Hubungan kerja dalam satu tim yang harus lebih memerhatikan kerja sama dan saling pengertian.
b.      Hubungan Kerja Antar staf
1)      Hubungan kerja yang lebih bersifat koordinatif.
2)      Hubungan kerja berlangsung secara dua arah daan timbal balik.
3)      Hubungan kerja dalam satu tim dimana antar staf harus saling bekerja sama dan saling percaya.
Ciri-ciri hubungan kerja yang baik adalah:
1.       Keyakinan dan kepercayaan antara karyawan dan atasan.
2.       Informasi yang jujur dan transparan bebas mengalir ke atas, bawah,dan samping adalam organisasi.
3.       Status dan partisipasi yang memuaskan.
4.       Kontinuitas kerja tanpa perselisihan.
5.       Lingkungan yang sehat dan aman.
6.       Kebersihan usaha.

7.       Optimisme tentang masa depan.

Sabtu, 01 November 2014

tombol yang adaa di mesin Fotocopy

MACAM-MACAM TOMBOL DAN FUNGSINYA YANG ADA PADA MESIN FOTOCOPY
1.      Fold key(lipat kunci); untuk membatalkan
2.      Enlarge key(kunci pembesar): digunakan untuk memperbesar salinan dengan rasio zoom yang tetap
3.      Reduce key(mengurangi kunci): digunakan untuk mengurangi salinan dengan rasio zoom yang tetap
4.      Direct key: membuat salinan ukuran yang sama seperti aslinya/normal
5.      Message display(pesan layar): menunjukkan raio zoom yang dipilih,ukuran kertas,jumlah salinan,dan mode yang digunakan. Dan juga digunakan untuk menampilkan informasi pada fungsi khusus mesin fotocopy
6.      Color select key(warna pilihan kunci):membuat salinan warna atau kemenyalin hitam
7.       Color indicator(warna indicator): menampilkan warna salinan yang dipilih
8.      Display key(tampilan lama): mengatur tanda bintang atau aplikasi
9.      Standby key(tmbol siaga): mengurangi daya knsumsi daya ketikan mesin fotocopy
10.  Sort/group key(semacam kelompok kunci)
11.  Exposure keys(paparan kunci): digunakan untuk mengatur kegelapan dan terang dari salinan
12.  AE key:tekan tombol ini untuk secara otomatis mengontrol pemaparan dai salinan
13.  Paper select key(tombol memilih kertas):tombol ini digunakan secara otoatis untuk memilih jenis kertas fotocoppy
14.  Reset key(tombol ulang): untuk kembali kemode standar
15.  Start key(tombol memulai):untuk memulai membantu salinan
16.  Clear/stop key(tombol mengshapus):untuk menghaps ulang salinan yang akan dibuat
17.  Number keys:untuk memasukkan jumlah yang akan difotocopy
18.  ID key: digunakan untuk mengatur modus ID
19.  Auto zoom key(zoom auto kunci)
20.  Zoom key(tombol memper besar)
21.  Margin key: kunci batas
22.  Photo key: kunci gambar
23.  Erase key:tombol penghapus
24.  Sheet framae erase key:lembar bingkai
25.  Two-page separation key:pemisah dua halaman utama
26.  Area designation key: penunjuk kawasan kunci
27.  Area recall key
28.  Guide key: kunci panduan
29.  Mode memori key

30.  Control card cover:mengendalikan kartu penutup

materi Pelayanan Prima

D.Pentingnya Pelalanan Prima
          Pentingnya pelayanan prima bertujuan agar pelanggan tetap setia menggunakan produk kita. Salah satu cara menciptakan dan mempertahankan hubungan yang baik dan langgeng dengan para pelanggan adalah dengan menerapkan pola pelayanan prima berdasarkan konsep A3,yaitu:
a.    Attitude (sikap)
b.    Attention(perhatian) ,dan
c.    Action(tindakan)
Pola penerapan pelayanan prima berdasarkn konsep A3 adalah pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dengan menggunakan pendekatan sikap,perhatian dan tindakan. Pentingnya pelayanan prima tidak cukup hanya dengan memberikan rasa puas dan perhatian terhadap pelanggan saja. Lebih dari itu adalah bagaimana cara merespon keinginan pelanggan sehingga dapat menimbulkan kesan positif dari pelanggaan. Pelayanan prima harus ditunjang oleh kualitas SDM yang handal, mempunyai visi yang jauh kedepan dan dapat mengembangkan strategi serta kiat-kiat layanan prima yang mempunyai keunggulan.
          Keberhasilan pelayanan prima atau layanan istimewa dapat juga menimbulkan hal-hal sebagai berikut:
1.     Pelayanan prima dapat menimbulkan keputusan pihak pelanggan untuk segera membeli barang yang kita tawarkan pada saat itu juga.
2.    Pelayanan prima dapat menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap barang atau produk kita.
3.    Pelayanan prima diharapkan dapat mempertahankan pelanggan agar tetap loyal atau setia menggunakan produk kita.
4.    Pelayanan prima diharapkan dapat mendorong pelanggan untuk kembali lagi membeli produk kita.
5.    Pelayanan prima dapat menghindarkan terjadinya tuntutan-tuntutan terhadap penjual yang tidak perlu

materi tentang bahasa tubuh

E.BAHASA TUBUH DALAM STANDAR PENAMPILAN PRIBADI
1. Arti Bahasa Tubuh dalam Standar Penampilam Pribadi
                Bahasa tubuh dan kinesiology didasarkan pada pola tingkah laku yang tidak menggunakan kata-kata (nonverbal). Bahasa tubuh (body language) yaitu gerak reflek/non reflek dari suatu bagian atau seluruh bagian yang digunakan oleh seseorang untuk menyampaikan isi hatinya kepada orang lain, tanpa menggunakan kata-kata, melalui gera-gerik tubuh atau bagian tubuh seperti wajah, mata, alis, tangan, bahu yang digunakan untuk mengungkapkan dan menyampaikan maksud tertentu kepada orang lain.
                Bahasa tubuh juga dikesnal dengaan istilah “kinesics” yang merupakan bentuk interaksi atau hubungan antarmanusia atu hubungan antarkaryawan di lingkungan kerja dengan memperlihatkan tingkah laku khusus yang mengisyaratkan berbagai hal.
2. Tips Bahasa Tubuh yang Baik
                Seorang pakar bahasa tubuh, James K.Van Fleet dalam bukunya “Twenty One Days To Unlimited Power With People”, mengatakan bahwa anda dapat meraih sukses dan berpengaruh terhadap orang lain dengan beslajar menggunakanbahasa tubuh karena sekitar 50% - 60% kesan yang kita ciptakan berasal dari bahasa tubuh.
Berikut ini beberapa tips dari Van Fleet mengenai bahasa tubuh yang paling penting
a.       Berdiri Tegak
Berdiri tegak dengan dada sedikit ditonjolkan ke depan menunjukkan andaa mempunyai rasa perrcaya diri. Postur yang baik juga mencersminkan aura yakni pada diri sendiri dan kuat.
b.      Tampak Rileks
Cara menghindari kesan panic dengan tarik nafas dalam dan hembuskan pelan, ulangi jika perlu
c.       Pertahankan Ekspresi  Netral dan Menyenangkan Saat Berhadapan dengan Orang Lain
Sebagai contoh  Anda sedang berada di Showroom mobil untuk membeli mobil, dengan ekspresi netral anda, akan menutupi dan perasaan anda yang sebenarnya, Salesman yang tidak tahu apa yang tengah anda pikirkan akan terus menduga-duga, sehingga anda akan lebih bisa  mempengarruhi mereka.
d.      Tatap Orang Langsung di Matanya
Anda dapat mencerminkan citra yang kuat dengan menatap langsung ke mata seseorang. Orang yang mengalihkan pandangan bearti kalah.
e.      Lindungi Wilayah Anda
Jangan biarkan orang lain menginvasi ruang fisik anda, membiarkan orang terlalu mendesak kearah anda. Jika hal itu terjadi, itu menandakan anda tunduk.
f.        Gerakkan Taangan untuk Menegaskan Sesuatu Secara efektif
Jika anda tampak penuh semangat orang-orang akan memberikan perhatian. Tetapi jangan lakukan secara berlebihan seperti menunjuk-nunjuk orang karena cara ini justru akan memsbuat orang tidak mau mendengarkan.
g.       Pertemukan Ujung-Ujung Jari
Mempertemukan ujung-ujung jari di depan anda menunjukkan anda sedang berfikir serius tentang hal-hal yng diucapkan orang lain. Sikap demikaian membuat orang lain menilai anda cerdas dan membuat pemikiran anda terkesan lebih mendalam.

3. Bahasa Tubuh dalam komunikasi Nonverbal
                Komunikasi nonverbal yaitu komunikasi yang diungkapkan melalui pakaian, benda, gerak isyarat, dan komunikasi dengan gerakan tubuh. Penggunaan komunikasi nonverbal  sangat berperan dalam melengkapi efektivitas komunikasi verbal, terutama pada saat kita melakukan komunikasi secara tatap muka. Sinyal/isyarat, perpaduan kata-kata lisan, gerak, dan penampilan merupakan daya tarik yang mampu membuat lawan bicara tidak bosan berkomunikasi dengan kita..
                Manfaat dari komunikasi  nonverbal adalah :
a.       Sebagai pengganti wicara
b.      Komunikasi sebagai isyarat emosi
Fungsi komunikasi nonverbal adalah :
a.       Untuk melengkapi dan menggambarkan
b.      Untuk memperskuatkan dan menekankan (repetition)
c.       Untuk mengubah dan mengganti perasaan yang tidak bisa diutarakan
d.      Untuk mengendalikan dan mengatur (control)
e.      Untuk menyangkal.
f.        Untuk menyediakan/memberikan informasi.
4. Bahasa Tubuh dalam Tingkah Laku Nonverbal
Ada beberapa tingkah laku nonverbal yang sering mewarnai komunikasi, yaditu:
a.       Perilaku Kinetik
Perilaku kinetik meliputi gerak tubuh seperti gerakan badsan, gerakan anggota tubuh, ekspresi wajah, gerak mata, dan sebagainya. Berikut ini di uraikan beberapa perilaku kinetic seseorang melalui berbagai anggota tubuhnya.
1.       Bahu
a.       Bahu mendatar dengan dada agak dibusungkan, menunjukkan keadaan baik, atau sedang bersuka-cita.
b.      Bahu lemas agak bungkuk/melengkung, menunjukkan diri kurang baik, sedih, atau sakit.
c.       Mengangkat bahu, menunjukkan ketidak pastian, tidak tahu apa yang harus dilakukan, teka-teki, frustasi, atau tanda menyarah.
2.       Seluruh Tubuh
a.       Tubuh sering bergerak, berubah secaara cepat, ataau tubuh tidak bisa diam menunjukkan kegelisahan, kekhawatiran, atau kecemasan.
b.      Gerak tubuh wajar dan tenang, menunjukkan percaya diri.
c.       Sikap tubuh pada waktu duduk dan berjalan yang berbeda-beda menunjukkan keadaan hati dan perasaan yawng berbeda pula. Misalnya tenang-gelisah, sabar-tidak sabar, akrab-bermusuh,. Untuk itu kita perlu mempelajari kebiasaan-kebiasaan sikap pada waktu duduk dan berjalan. Sikap berjalan yang baik adalah tidak berjalan seolah-olah meminta perhatian orang disekitaar kita. Sikap duduk yang baik adalah tidak terus-menerus bersandar dikursi tamu, sedangkan bila kita duduk di belakang meja, biasakan merapatkan punggsung dengan sandaran kursi.
d.      Sikap berdiri yang baik adalah berdiri dengan tegak.
e.      Sikap berbicara, yaitu pandanglah lawn bicara kita. Jangan terlampau sering menggoyang-goyangkan tangan, bicara dengan suara jelas tidak terlalu keras dan jangan berbisik-bisik.
f.        Sikap diam, hindari kebiasaan menggigit kuku atau pensil, mengetuk meja apabila kita sedang diam dan berfikir. Bila kita sedang berkonsentrasi dan memikirkan sesuatu hal, usahakan jangan sampai melupakan situasi di sekeliling kita.
b.      Affeck Display
Affeck display yaitu isyarat yang terjadi karena dorongan emosional misalnya ekspresi wajah seperti menangis dn tertawa.
1)      Wajah
Wajah merupakan salah satu petunjuk yang jelas mengenai sikap,emosi, dan perasaan orang. Jika kita mampu memahami atau membaca raut wajah, kita akan mampu menafssirkan sikap dan maksud seseorang terhadap kita.
a.       Wajah menebar senyum dan mata berbinar, menunjukkan perasaan senang, bangga, atau bahagia.
b.      Wajah dengan dahi berkerut dan mata menyipit, menunjukkan sedang berfikir keras, kebingungan atau sedang masgul/gelisah
c.       Wajah dengan mata melotot/beringas dan mulut tertutup, menunjukkan keadaan sedang marah.
d.      Wajah agak pucat dengan sorot mata sayu, menunjukkan kesedihan, kekecewaan, gundah, atau sakit.

e.      Wajah dengan sorot mata kaku dan mulut mengatup, menunjukkan kebingungan ,kecemasan, atau perasaan takut.

contoh surat (Bahasa Inggris)

PT PRIBADI GEMILANG
Dr. Saharjo Street 37
South Jakarta 12150
Phone (021) 5373167, Fax (021) 5373168, e-mail : pribadigemilang@gmail.com


No. 0222/PG/K/I/2014                                                                                   January 30th, 2014


PT GOLDEN BRIDGE
Helmsley Avenue #9
Singapore 048938


Attending confirmation

Dear Mr. Benjamin,
                Thank you for your letter of 28th January 2014, number 21/BF-GF/I/2014 about “Invitation to attend to the seminar on How to be a Wonderful People”.
                We are very glad and thank you very much for your invitation. But we are apoligize that we can’t attending that event, because we have another event on that time.
                We hope to join your next event. Thank you for your attention.


                                                                                                                                Sincerely yours,

                                                                                                                                sabrina

                                                                                                                                Dra. Sabrina Maharsi, M.Psi.
                                                                                                                                Direktur




SM/mu

contoh surat (Bahasa Indonesia)

PT PRIBADI GEMILANG
Jalan Dr. Saharjo No. 37
Jakarta Selatan 12150
Telepon (021) 5373167, Faksimil (021) 5373168


28 Januari 2014

Nomor  : 0220/PG/K/I/2014


PT MEGA CIPTA
Jl. Tabing Raya 67
Jakarta 10720

Perihal : Konfirmasi kehadiran

Dengan hormat,

Surat Saudara nomor 112/MC/I/2014 tanggal 24 Januari 2014 perihal permohonan narasumber untuk menjadi pembicara utama dalam acara seminar dan workshop berjudul “Pridadi Tangguh dalam Kinerja Perusahaan” yang diadakan pada hari Minggu 20 April 2014 telah kami terima dengan baik.

Sehubungan dengan hal itu, maka kami sampaikan bahwa kami bersedia menjadi pembicara utama dalam acara tersebut. Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas, Saudara dapat menghubungi kami di nomor 08125466777.

Atas perhatia Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

sabrina

Dra. Sabrina Maharsih, M.Psi.
Direktur




SM/mu

Materi Customer Service Tentang Kepribadian

BAB I PENDAHULUAN A.      Latar Belakang Dalam dunia pekerjaan pelayanan yang diberikan seorang petugas sangatlah penting dalam men...