Rabu, 10 Februari 2016

KONSEP RAPAT

KONSEP RAPAT

1.       Masalah                               : Pembentukan panitia peringatan HUT SMK N 1 GODEAN
2.       Waktu dan Tempat         : Rabu, 17 Juli 2013 Ruang ABC SMK N 1 GODEAN
3.       Yang Diundang                  :
-          Dewan Pembina OSIS
-          Anggota OSIS
4.       Acara                                     :
-          Pembukaan
-          Sambutan
-          Acara Inti
-          Lain-lain
-          Penutup
5.       Pembahasan                      :
a.       Pembentukan panitia peringatan HUT SMK N 1 GODEAN KE-48
b.      Tugas masing-masing sie
c.       Tempat dan tanggal acara peringatan HUT SMK
d.      Acara lain yang ikut merayakan HUT SMK
e.      Anggaran peringatan HUT SMK
6.       Kesimpulan                        :
a.       Pembentukan panitia peringatan HUT SMK N 1 GODEAN KE-48
Panitia terdiri dari            :
Ketua                                    : Fahmi Nur Rahmah
Wakil Ketua                        : Eva Diana Lestari
Sekretaris 1                         : Murni Umairoh
Sekretaris 2                         : Rani Widiastutik
Bendahara 1                       : Ernia Sulistyastuti
Bendahara 2                       : Nina Dwi Listari

Sie Bidang
·         Sie Acara                              : Desi Fitriana
·         Sie Konsumsi                      : Latifah Rahmawati Nur
·         Sie Dokumentasi              : Rida Dewi Anjani
·         Sie Peralatan dan
Perlengkapan                    : Oktavia Dwi Wardani
·         Sie Humas                           : Siwi Lestari
·         Sie P3K                                 : Dhani Safitri

b.      Tugas masing-masing sie
·         Sie Acara
Membuat susunan acara kegiatan.
·         Sie Konsumsi
Menyiapkan konsumsi untuk Bapak/Ibu Guru, Osis dan Panitia Kegiatan.

·         Sie Dokumentasi
Mendokumentasikan kegiatan.
·         Sie Peralatan dan Perlengkapan
Menyiapkan berbagai perlengkapan (in door/out door).
·         Sie Humas
Menyebarkan undangan.
·         Sie P3K
Merpersiapkan peralatan P3K dan membantu siswa yang sakit saat ikut kegiatan.
c.       Tempat dan tanggal acara peringatan HUT SMK
Di Halaman sekolah SMK NEGERI 1 GODEAN, Pada tanggal 19 Agustus 2013, Pukul 08.00 WIB s.d. selesai
d.      Acara lain yang ikut merayakan HUT SMK
Kegiatan yang akan diadakan untuk memperingati HUT SMk adalah Sepeda Gembira dan pembagian dorrprize.
e.      Anggaran peringatan HUT SMK
Diambilkan dari suponsor dan membuat proposal.


Contoh Materi Presentasi


Assalamu’alaiukum.Wr.Wb

Yang terhormat Ibu Sulis Rahmawati, S.Pd selaku guru pembimbing mata pelajaran mengoperasikan aplikasi presentasi, dan
teman-teman yang berbahagia.
                Sebelumnya terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kelompok kami, perkenalkanlah kelompok kami yang beranggotakan Murni Umairoh,Siti Karyiyah, dan Tika Pegi Novia dari kelas XII AP 2 akan mempresentasikan tentang “Persiapan Menghadapi Ujian Nasional”.
                Sebagian siswa menganggap Ujian Nasional merupakan salah satu momok terbesar bagi mereka. Mengapa demikian?
Karena setelah melakukan perjalanan belajar selama 3 tahun akan ditentukan dalam waktu 3-4 hari. Apa itu sebenarnya ujian nasional itu? Untuk lebih jelas mari kita lihat melalui video ini untuk mengetahui pengertian dari Ujian Nasional yang sebenarnya  itu apa.
“Ujian Nasional adalah sistem standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu”

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum menghadapi Ujian Nasional antara lain      :
1.       Persiapkan Diri Anda.
Jelas bahwa belajar adalah kunci utama menghadapi ujian. Akan lebih baik jika anda mempersiapkan belajar dari jauh-jauh hari sebelumnya dan adakan latihan pra ujian.
2.       Ukur Kekuatan.
Memahami kekuatan, kemampuan dan kelemahan yang dimiliki, dalam materi pelajaran apa siswa mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti, maka belajarnya harus lebih giat lagi.
3.       Menjaga Kesehatan.
Kesehatan merupakan modal utama anda bisa melakukan segala aktivitas termasuk belajar. Untuk itu siswa hendaknya selalu menjaga kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental. sehingga saat ujian tubuh dalam keadaan segar, sehat dan fit. Perhatikan juga waktu tidur jangan sampai kurang, konsumsi makanan yang bergizi, jangan lupa olahraga secara teratur.



Tips dalam menghadapi Ujian Nasional                                :
a.       Belajar 
Belajar dengan cara terbaik sesuai dengan gaya belajar anda. Perbanyak berkonsultasi dengan guru mata pelajaran dan berdiskusi dengan teman mengenai materi yang dirasa belum anda kuasai.
b.      Berdo’a
Berdoa agar dapat lulus UN dan meminta do’a kepada orang tua dan keluarga dekat lainnya.
c.       Mempersiapkan Alat Tulis
 Siapkan perlengkapan ujian yang anda butuhkan, seperti pensil, mistar, dan penghapus.
d.      Mengerjakan Soal Ujian Nasional dengan Serius
Dalam mengerjakan soal Ujian usahakan dikerjakan sesui dengan kemampuan anda sendiri. Selalu fokus saat mengerjakan soal, jangan terlalu tegang dan jangan terburu-buru.
Petunjuk pengerjaan soal Ujian Nasional antara lain :
1.       Datang Lebih Awal
Datang minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, anda akan punya waktu mempersiapkan mental dan fisik anda. Ini akan membantu anda lebih berkonsentrasi selama mengerjakan ujian.
2.       Jangan lupa Do’a
Berdo’a agar diberi kemudahan dalam mengerjakan soal ujian.
3.       Cek lembar soal ujian
Pastikan soal yang anda dapat tidak mengalami kerusakan atau cacat.
4.       Baca prosedur pengerjaan dalam lembar soal
Bacalah perintah ujian dengan baik dan tidak terburu-buru, sebab seringkali mengabaikan perintah menjawab soal membuat anda salah dalam memberi atau memilih jawaban.
5.       Hati-hati dalam Mengisi Lembar Jawaban
Untuk soal pilihan ganda abaikan jawaban yang kamu tahu salah, jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahuinya secara pasti.
6.       Kerjakan soal dengan teliti dan cek kembali jawaban
Apabila sudah selesai mengerjakan soal jangan terburu-buru untuk meninggalkan ruangan, pergunakan sisa waktu untuk memeriksa kembali jawaban.
7.       Akhiri dengan Do’a
Sebagaimana anda berdo’a memulai ujian, berdo’alah juga setelah selesai mengerjakan.
Kesimpulan
Sebelum menghadapi ujian nasional diperlukan beberapa persiapan baik fisik maupun mental agar siswa lebih siap dalam menghadapi ujian nasional
Demikian presentasi dari kelompok kami semoga bermanfaat. Kurang lebihnya kami mohon maaf. Kami akhiri

Wassalamu’alaikum.wr.wb
BAKERJA SAMA DALAM TIM

A.    Prinsip-Prinsip Bekerja Sama dalam Tim
Kerja sama tim merupakan salah satu unsure fundamental dalam menjalankan organisasi. Saat ini, bekerja dalam tim merupakan cara yang lebih baik dan lebih disukai dijalankan di berbagai organisasi, sejalan dengan mulai tergesernya hirarki tradisional oleh metode kerja multi keterampilan yang sejajar.

Berikut ini adalah beberapa pengertian dari tim.
1.       Tim adalah suatu kekuatan dinamis dari sekelompok orang untuk bertemu dan bekerja, membicarakan sasaran, mengumpulkan ide-ide, serta membuat keputusan untuk mencapai tujuan bersama.
2.       Tim adalah sebuah kelompok kerja lengkap atau suatu satuan kerja, yang para anggotanya paling sedikit memiliki satu tujuan bersama dan pencapaian tujuan itu memerlukan perilaku kerja sama dari semua anggotanya (Burker, 1982, hal 268)

Prinsip-prinsip bekerja sama dalam tim antara lain:
1.       Untuk meningkatkan poduktivitas kelompok para anggota harus bekerja sama dan mengerahkan segala upaya untuk melaksanakan tugas-tugas yang dituntut.
2.       Supaya para anggota dapat memberikan inventasi yang efektif dan kontribusi yang layak.
3.       Meningkatkan efektivitas kerja.
4.       Dapat membantu para anggota dalam memahami perilaku mereka secara personal dan dalam tugas, serta penetapan langkah-langkah yang semestinya untuk mengembangkan etos kerja.

B.    Manfaat dan Tujuan Bekerja Sama dalam Tim

1.       Manfaat bekerja sama dalam tim
a.       Manfaat bagi anggota
·         Pekerjaan lebih bervariasi
·         Lebih banyak kebebasan untuk membuat dan menindaklanjuti keputusan yang benar.
·         Anggota tim dapat saling mengenal dn saling percaya, mereka dapat saling membantu. Komunikasi terbina dengan baik sehingga tercipta kerja sama tim yang diharapkan.
·         Meningkatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian baru.
b.      Manfaat bagi organisasi
·         Pemikiran dari 2 orang atau lebih cenderung hasilnya akan lebih baik dari hasil pemikiran 1 orang.
·         Meningkatkan komitmen karyawan terhadap keputusan yang diambil. Karyawan menjadi lebih bersemangat untuk mencapai keberhasilan suatu pekerjaan, bila mereka turut serta dalam menentukan arah dan tujuan.
·         Meningkatkan produktivitas tim kerja.
·         Lebih fleksibel dalam operasional kerja.
·         Meningkatkan rasa tanggung jawab.

c.       Manfaat bagi pelanggan
·         Tanggapan yang lebih cepat. Tim dapat membuat keputusan secra cepat dengan memperhatikan apa yang terbaik bagi pelanggaan.
·         Peningkatan mutu. Anggota tim dapat benar-benar memuaskan perhatian sebagai sebuah tim, sehingga lebih mudah untuk mencapai kata sepakat dalam hal-hal penting dalam upaya memenuhi keinginan pelanggan, dan bahkan melebihi harapan pelanggan.
·         Kontak langsung dengan pelanggan. Pelanggan anda tidak lagi harus menduga-duga siapa yang harus dihubungi bila mereka mempunyai masalah.
·         Penyampaian suatu produk atau jasa dengan lebih cepat. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempersingkat wktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.
2.       Tujuan Bekerja Sama dalam Tim
Kerja sama adalah dasar dari manajemen yang baik. Mengelola tim dengan baik adalah tantangan utuama bagi seorang manajer atau seorang pemimpin.
Empat tujuan pembentukan tim dikemukakan oleh Beckhard (1972) sebagai berikut :
a.       Menentukan tujuan dan prioritas tim.
b.      Mengalokasikan pekerjaan di antara anggota tim
c.       Menyempurnakan cara kerja tim.
d.      Menyempurnakan prosedur dan proses-proses timm..
Secara umum tujuan bekerja sama dlam tim, yaitu sebagai berikut :
a.       Memanfaatkan Potensi
Potensi tim yang baik adalah tidak terbatas. Bila kita diberi tugas “tidak mungkin” anggota lain akan salling mendukung untuk mengubah yang “tidak mungkin”  menjadi “mungkin”. Kemampuan inovasi gabungan akan lebih besar daripada perorangan dengan mengndalikan kekuatan tim bukan saja bisa membuat perbaikan, tetapi bisa membuat terobosan.
b.      Bekerja secara Kolektif
Anggota tim harus saling mendukung.
c.       Pembagian Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang yang Adil
Tim dapat berjalan dengan baik apabila tugas, tnggung jawab, dan wewenang dibagi ke beberapa anggota dan setiap anggota diperlukan secar adil.
d.      Efektivitas dan Efisiens
Menciptakan kerja yang efisien dan efektif karena suatu tim akan bekerja secara bersama, saling memantau, dan saling membantu sehingga akan lebih cepat dan mampu mencegah pemborosan dan kecerobohan..
e.      Mengetahui Sasaran Tim
Sasaran kerja sama biasanya adalah meningkatkan produktivitas,memperbaiki kualitas produksi, melibatkan semua dalam pengambilan keputusan, dan bekerja sama dengan konsumen untuk membangun lebih erat sehinggaa kebutuhan pasar dapat diketahui.

C.     Tugas dan Tanggung Jawab dalam Tim
Semua anggota harus menyadari adanya tugas dan tanggung jawab yang besar atas pekerjaan serta diberi kuasa untuk melaksanakan dan meningkatkan kontribusi tim. Tim ysng gagal yaitu jika kelompok tersebut tidak berpartisipasi dan tidak mampu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota.


1.       Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Tim
a.       Mmengembangkan visi,misi, dan nilai utama. Visi adalah gambaran tentang masa depan tim.  Misi  adalah pernyataan tentang maksud dan tujuan atau mengenai apa yang harus dikerjakan oleh tim yang menjadi sumbangsih tim pada organisasi. Nilai utama adalah rangkuman kumpulan atau prinsip-prinsip yang menjadi pedoman tim.
b.      Memelihara kemitraan dengan rekan kerja.
c.       Menjaga kerahasiaan tim dan nama baik.
d.      Menaati peraturan tim yang sudah ditentukan.
e.      Memberi kontribusi kepada anggota untuk prosedur kerja pasti dan dapat bekerja serentak memajukan  kerja sama tim.
f.        Aktif dalam pertemuan-pertemuan rencana kerja dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dengan penuh tanggung jawab.
g.       Merealisasikan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.
2.       Tugas dn Tnggung Jawab Pemimpin Tim
a.       Mampu memberi motivasi, dorongan, membimbing dan mengarahkan semua anggota dalam pelaksanaan kerja sama tim.
b.      Kreatif dan inovatif dalam memberikan dukungan terrhadap kelancaran kerja sama tim.
c.       Proaktif menanggapi daan menangani segala permasalahan yang timbul serta dapat memberikan solusi atas setiap masalah dalam pelaksanaan kerja saama tim.
d.      Bertanggung jawab penuh terrhadap perkembangan pelaksanaan kerjasama tim.
D.     Karakter Budaya dalam Tim
Untuk membangun tim kerja yang baik,harus berpijak pada nilai-nilai atau karakter budaya yang dimiliki oleh bangsa, atau organisasi tersebut.
Unsur dasar karakter budaya kerja dalam tim adalah mata rantai proses, dimana setiap kegiatan berkaitan dengan proses lainnya. Secara umum terdapat beberapa karakter budaya kerja dalam tim yaitu:
1.       Budaya kerja dalam tim adalah salah satu komponen kualitas manusia yang sangat melekat dengan identitas bangsa dan menjadi tolak ukur dasar dalam pembangunan di segala biddang usaha.
2.       Budaya kerja dalam tim adalah tim dapat ikut menentukan integrasi bangsa dan menjadi penyumbang utama dalam menjamin kesinambungan kelompok, organisasi, atau perusahaan dalam menjalankan aktivitas usahanya.
3.       Budaya kerja dalam erat kaitannya dengan nilai-nilai yang dimiliki sehingga akan mampu mendorong prestasi kerja setinggi-tingginya.
E.    Bentuk Tanggung Jawab Masing-masing Tim
Salah satu rahasia kepemimpinan yang baik adalah menyesuaikan keterampilan anggota tim dengan tugas yanga akn dilakukannya.Secara umum ada beberapa jenis tim, yaitu:
1.       Tim eksekutif, yaitu kelompok lintas fungsional yang dipimpin okeh seorang kepala eksekutif. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Mengelola kegiatan organisasi sehari-hari dan melakukan pertemuan secara berkala untuk membahas rencana-rencana kerja.
b)      Menerima laporan dari bawah dalam rangaka mengontrol,menyusun,merencana dan melaksanakan tugas pekerjaan.
2.       Tim lintas fungsional, yaitu tim multidisisplin atau antardepartemen yang dibentuk pada sembarang tingkat dalam suatu organisasi. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Menghilangkan hambatan dalam pertukaran ide-ode diberbagai bidang spesifik.
b)      Harus mempunyai keahlian dan keterampilan untuk menghadapi masalah atau tugas.
3.       Tim bisnis, yaitu kelompok orang yang bertanggung jawab atas jalannya proyek dalam suatu unit organisasi jangak panjang. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Menjalankan dan memaksimalkan hasilnya.
b)      Tergantung pada pimpinan yang seing berubah untuk terbentuknya kerja sama yang optimal.
4.       Tim pendukung formal, yaitu tim yangmemberi dukungan dan layanan. Seperti sistim informasi, administrasi, dan personalia. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Membawa beban berat kerja rutin
b)      Memberi kesempatan peningkatan produktivitas.
5.       Tim proyek, yaitu tim yang dibentuk selama berlangsungnya suatau proyek tertentu. Tugas dan tanggung  jawabnya adalah:
a)      Menentukan pembagian kelompok dan tugas serta perencanaan rinci dengan disiplin.
b)      Pelaksanaan kerja teratur dan saling pengertian.
6.       Tim perubahan, yaitu kelompok para ahli yang ditujukan untuk membuata perubahan menurut kemampuan kolektif. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Mempengaruhi budaya perusahaan untuk mencapai peningkatan hasil dengan menerapkan metode baru.
b)      Dipimpin oleh orang yang percaya akan perubahan dengan dedikasi yang tinggi.
7.       Tim khusus, yaitu badan otonom yang terpisah dari organisasi. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Berkonsentrasi pada tugas-tugas tertentu.
b)      Kelompok orang yang fleksibel, independen, dan tangguh.
8.       Tim gugus tugas sementara, yaitu dibentuk untuk mempelajari atau memecahkan masalah tertentu dan melaporkanya kepada pimpinan. Tugas dan tanggung jawabnya adalah:
a)      Membangun sistim IT (informasi teknologi) baru, menghilangkan kemaceten produksi.
b)      Menggunakan proses informal dan menciptakan alternatif.
F. Hubungan Internal-Vertikal dalam Tim
                Beberapa pengertian internal antara lain:
1.       Hubungan internal adalah hubungan yang berlangsung dalam lingkungan kelompok, organisasi, atau perusahaan itu sendiri.
2.       Hubungan internal adalah hubungan kerja resmi yang terjalin antara atasan dengan bawahan, antara atasan dengan para staf, dan antara bawahan dengan bawahan.

Hubungan internal dalam organisasi ada 2 macam, yaitu:
1.      Hubungan Internal-Vertikal
Hubungan internal-vertikal adalah hubungan kerja resmi yang terjalin antara atasan dengan bawahan atau antara atasan dengan para stafnya yang terjadi dalam suatukelompok, organisasi, atau perusahaan. Terjalinnya komunikasi yang efektif harus dibina secara berkesinambungan agar tetap solid. Contoh hubungan internal-vertikal yaitu:  
a.       Hubungan secara vertikal dari atas ke bawah yaitu antara atasan dengan bawahan. Dapat berupa perintah, petunjuk, pengarahan, dan evaluasi.
b.      Hubungan secara dari bawah keatas yaitu antara bawahan d4engan atasan. Dapat berupa laporan rutin hasil kerja, saran/pendapat/keluhan, dan permohonan bantuan.
2.      Hubungan Internal-Horisontal
Hubungan internal-horisontal adalah hubungan kerja resmi dalam suatau organisasi yang berlangsung secara  mendatar, mempunyai kedudukan setingkat, yaitu:

a.      Hubungan Kerja Antarkaryawan/Antar bawahan
1)      Hubungan kerja berlangsung secara dua arah dan timbal balik.
2)      Hubungan kerja yang tidak bersifat intruksi atau perintah.
3)      Hubungan kerja yang bersifat informatif dan koordinatif.
4)      Hubungan kerja dalam satu tim yang harus lebih memerhatikan kerja sama dan saling pengertian.
b.      Hubungan Kerja Antar staf
1)      Hubungan kerja yang lebih bersifat koordinatif.
2)      Hubungan kerja berlangsung secara dua arah daan timbal balik.
3)      Hubungan kerja dalam satu tim dimana antar staf harus saling bekerja sama dan saling percaya.
Ciri-ciri hubungan kerja yang baik adalah:
1.       Keyakinan dan kepercayaan antara karyawan dan atasan.
2.       Informasi yang jujur dan transparan bebas mengalir ke atas, bawah,dan samping adalam organisasi.
3.       Status dan partisipasi yang memuaskan.
4.       Kontinuitas kerja tanpa perselisihan.
5.       Lingkungan yang sehat dan aman.
6.       Kebersihan usaha.

7.       Optimisme tentang masa depan.

Materi Customer Service Tentang Kepribadian

BAB I PENDAHULUAN A.      Latar Belakang Dalam dunia pekerjaan pelayanan yang diberikan seorang petugas sangatlah penting dalam men...